my private room

Friday, May 27, 2005

Bermanja-manja dengan Tuhan...

Aku suka sekali bermanja-manja dengan Tuhan…
Duduk dibawah, dekat kakinya…kadang kepalaku sedikit aku miringkan ke pangkuan-Nya.
Sambil senyum aku mulai cerita…kadang sepi, gelisah, ga tau apa yang aku pikir & aku rasa…kadang ragu, bingung, cari jawaban…kadang tegang, marah, jengkel…kadang pgn ngeluh…pgn nangis…kangen…takut…tapi kadang seneng, penuh semangat, pasti mataku berbinar2 waktu itu…kadang tenang, sejuk, hening yang indah…kadang haru, hangat, lembut...
…aku terus menikmati belaian tangannya dikepalaku...

Setelah itu biasanya ada sensasi rasa yang…rileks tapi bertenaga…

Tuhan ga banyak omong…Tuhan bicara langsung kehati…
Sounds strange, but u know what?
Itu resep yang paling efektif kok : Bicara dengan hati !!
Kalau boleh…aku ga pengen berhenti bermanja-manja sama Tuhan…
Tapi Tuhan juga ga suka kalo aku diam, statis seperti air di kubangan…diam dan ga mengalir, sampai jadi kotor dan bau…
Tuhan mau aku seperti air di sungai…mengalir, bersenggolan dengan tanah, dengan batu…jernih, beriak halus, bergelombang kuat… tapi tenang pada waktunya…

Tadi Tuhan sempet bisikin aku…
katanya…
“…semua yang terjadi hanya yang terbaik untukmu…
Teruslah belajar…dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun…”
Dan aku tau…Tuhan sayang sama aku…

Fay, March 04 ‘05
01.58

Seorang teman pernah bicara, katanya…adl dosa ketika kita berusaha mewujudkan Tuhan…bahkan dalam pikiran kita…
Diam…gelisah…apa tulisanku ini justru merendahkan Tuhan-ku ?
Seperti bicara dalam diam...seperti menemukan jawab :

Dalam ketulusan rasa syukur, dipuncak keharuan sering kita tak bisa menemukan kata yang tepat buat menggambarkan suasana jiwa kita sendiri. Apalagi menggambarkan bagaimana Tuhan. Kata tak bisa mewakili wujud dan sifat-sifatnya. (Mohamad Sobary, Asal-Usul, Kompas Minggu, 22 May 05)

Mas, mbak…tulisanku memang ga mampu menggambarkan Tuhan-ku…tulisanku hanya menggambarkan aku…

Fay, May ‘05

Thursday, May 26, 2005

Perjalanan (1st)


„Mengevakuasi mayat itu ibadah“
...sudah lebih 2200 mayat dievakuasi oleh Iwan Hasyim. Sebagai Banpol di Poltabes Palembang, hampir tiap hari ia mengurus mayat dalam berbagai kondisinya, tanpa gaji ataupun honor. Baginya, kesehatan lahir batin dari Tuhan untuk tetap bisa menjalankan tugasnya adalah imbalannya. (Kalender 2005-Kompas)

„...sekarang saya masih melukis, dan akan terus melukis sampai mati.“
Dari sebuah gang di gresik-Jatim, Mbah Masmundari menjalani profesinya sebagai pelukis damar kurung, sebuah aliran seni lukis lampion. ...ia tekun melestarikan sebuah budaya yang nyaris punah. (Kalender 2005-Kompas)


Indah yah...??
Setiapkali dengar perjalanan hidup orang lain…ada sekedar rasa malu yang muncul, karena...
Perjalananku belum seberapa...belum apa-apa...
Sejujurnya, aku ngerasa perjalananku bukan drama...liku-liku pasti ada...pasang-surut, bahagia-sedih...tapi bukan drama...
===
Mmh…jangan salah sangka, bukan aku ga bersyukur atas perjalananku...
hanya terbiasa melihat dari perspektif lain...

Walau bukan drama...perjalananku terasa „penuh“...“indah“...dan „sederhana“ sekaligus...
„penuh“...pesan, pelajaran...proses diri, jd manusia yang lebih baik...
„indah“...setiap peristiwa punya makna...dan ketika kita tau apa makna dibalik peristiwa itu...pengalaman buruk pun, jd terasa indah...
„sederhana“...karena kalau kita sadar atas makna suatu peristiwa...kita jadi lebih tenang, lebih yakin...tetap melangkah...
Bahwa hidup adalah pesan, bahwa peristiwa adalah pesan...

Semestinya kita lebih menghargai hidup...hidup kita & hidup orang laen...
Kemudian kita sadar bahwa ga ada seorang pun di dunia ini yang berhak menilai hidup seseorang...
& membuat tingkatan perjalanan hidup orang laen...
Karena semua orang punya hidup mereka sendiri yang mesti mereka lalui...

Entah...aku rasa memang kita ga perlu dramatisir hidup kita...
Karena toh sebenernya setiap orang sedang menjalani dramanya masing-masing…bukan Cuma kita seorang...

„Bukankah perjalanan yang sebenar-benarnya adalah kisah sederhana yang terajut dalam keseharian kita ??“



Tuanputeri
Sumilir, May 15th 05