Perjalanan (1st)
„Mengevakuasi mayat itu ibadah“
...sudah lebih 2200 mayat dievakuasi oleh Iwan Hasyim. Sebagai Banpol di Poltabes Palembang, hampir tiap hari ia mengurus mayat dalam berbagai kondisinya, tanpa gaji ataupun honor. Baginya, kesehatan lahir batin dari Tuhan untuk tetap bisa menjalankan tugasnya adalah imbalannya. (Kalender 2005-Kompas)
„...sekarang saya masih melukis, dan akan terus melukis sampai mati.“
Dari sebuah gang di gresik-Jatim, Mbah Masmundari menjalani profesinya sebagai pelukis damar kurung, sebuah aliran seni lukis lampion. ...ia tekun melestarikan sebuah budaya yang nyaris punah. (Kalender 2005-Kompas)
Indah yah...??
Setiapkali dengar perjalanan hidup orang lain…ada sekedar rasa malu yang muncul, karena...
Perjalananku belum seberapa...belum apa-apa...
Sejujurnya, aku ngerasa perjalananku bukan drama...liku-liku pasti ada...pasang-surut, bahagia-sedih...tapi bukan drama...
===
Mmh…jangan salah sangka, bukan aku ga bersyukur atas perjalananku...
hanya terbiasa melihat dari perspektif lain...
Walau bukan drama...perjalananku terasa „penuh“...“indah“...dan „sederhana“ sekaligus...
„penuh“...pesan, pelajaran...proses diri, jd manusia yang lebih baik...
„indah“...setiap peristiwa punya makna...dan ketika kita tau apa makna dibalik peristiwa itu...pengalaman buruk pun, jd terasa indah...
„sederhana“...karena kalau kita sadar atas makna suatu peristiwa...kita jadi lebih tenang, lebih yakin...tetap melangkah...
Bahwa hidup adalah pesan, bahwa peristiwa adalah pesan...
Semestinya kita lebih menghargai hidup...hidup kita & hidup orang laen...
Kemudian kita sadar bahwa ga ada seorang pun di dunia ini yang berhak menilai hidup seseorang...
& membuat tingkatan perjalanan hidup orang laen...
Karena semua orang punya hidup mereka sendiri yang mesti mereka lalui...
Entah...aku rasa memang kita ga perlu dramatisir hidup kita...
Karena toh sebenernya setiap orang sedang menjalani dramanya masing-masing…bukan Cuma kita seorang...
„Bukankah perjalanan yang sebenar-benarnya adalah kisah sederhana yang terajut dalam keseharian kita ??“
Tuanputeri
Sumilir, May 15th 05
„Mengevakuasi mayat itu ibadah“
...sudah lebih 2200 mayat dievakuasi oleh Iwan Hasyim. Sebagai Banpol di Poltabes Palembang, hampir tiap hari ia mengurus mayat dalam berbagai kondisinya, tanpa gaji ataupun honor. Baginya, kesehatan lahir batin dari Tuhan untuk tetap bisa menjalankan tugasnya adalah imbalannya. (Kalender 2005-Kompas)
„...sekarang saya masih melukis, dan akan terus melukis sampai mati.“
Dari sebuah gang di gresik-Jatim, Mbah Masmundari menjalani profesinya sebagai pelukis damar kurung, sebuah aliran seni lukis lampion. ...ia tekun melestarikan sebuah budaya yang nyaris punah. (Kalender 2005-Kompas)
Indah yah...??
Setiapkali dengar perjalanan hidup orang lain…ada sekedar rasa malu yang muncul, karena...
Perjalananku belum seberapa...belum apa-apa...
Sejujurnya, aku ngerasa perjalananku bukan drama...liku-liku pasti ada...pasang-surut, bahagia-sedih...tapi bukan drama...
===
Mmh…jangan salah sangka, bukan aku ga bersyukur atas perjalananku...
hanya terbiasa melihat dari perspektif lain...
Walau bukan drama...perjalananku terasa „penuh“...“indah“...dan „sederhana“ sekaligus...
„penuh“...pesan, pelajaran...proses diri, jd manusia yang lebih baik...
„indah“...setiap peristiwa punya makna...dan ketika kita tau apa makna dibalik peristiwa itu...pengalaman buruk pun, jd terasa indah...
„sederhana“...karena kalau kita sadar atas makna suatu peristiwa...kita jadi lebih tenang, lebih yakin...tetap melangkah...
Bahwa hidup adalah pesan, bahwa peristiwa adalah pesan...
Semestinya kita lebih menghargai hidup...hidup kita & hidup orang laen...
Kemudian kita sadar bahwa ga ada seorang pun di dunia ini yang berhak menilai hidup seseorang...
& membuat tingkatan perjalanan hidup orang laen...
Karena semua orang punya hidup mereka sendiri yang mesti mereka lalui...
Entah...aku rasa memang kita ga perlu dramatisir hidup kita...
Karena toh sebenernya setiap orang sedang menjalani dramanya masing-masing…bukan Cuma kita seorang...
„Bukankah perjalanan yang sebenar-benarnya adalah kisah sederhana yang terajut dalam keseharian kita ??“
Tuanputeri
Sumilir, May 15th 05


1 Comments:
well, what can I say? Life has been so kind to us, hasnt it? About "not a good writer", you better refrase... cause I dont think so... nice writing... luv you...
By
Fanny Herdina, At
10:31 PM
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home