Gadis Jeruk, Jostein Gaardner

Buku Jostein yang sebelumnya pernah saya baca rasanya bikin pusing. Entah soal gaya bahasa yang berat atau otak saya yang ga mampu. Meskipun waktu terakhir baca bukunya udah lama banget…sekitar 10 tahun yang lalu atau lebih?! (Dunia Sophie-red)
Saking masih ninggal kesan “berat”, saya belum tertarik untuk baca buku-bukunya lagi. Tapi Gadis Jeruk lain kata kakak saya, berkali-kali dia promosiin buku ini, jadi penasaran…
Akhirnya, di shopping (salah satu tempat fave kami di jogja) saya beli Gadis Jeruk. Kata si mas yang jual, buku yang ini emang beda dari bukunya Jostein yang lain (nah…ini salah satu alasan kenapa kita seneng beli buku di shopping, mas-mas yang jual tuh beneran ngerti soal buku2 yang dia jual…salute!), ga bikin mumet katanya…
“Jangan pernah katakan bahwa alam ini bukan sebuah mukjizat.
Jangan katakan bahwa dunia ini bukan sebuah dongeng.
Siapa pun yang tidak menyadari itu,
mungkin tidak pernah benar-benar mengerti hingga dongeng itu hampir selesai.
Kemudian, akan tiba satu kesempatan terakhir untuk melepas penutup mata, kesempatan terakhir untuk menggosok matamu sambil terkaget-kaget,
Kesempatan terakhir untuk menyerahkan diri pada ketakjuban yang kauberi ucapan selamat jalan
dan pergi meninggalkanmu.”
Kalau saat ini saya belum bisa menangkap seluruh makna dari paragraph itu…
really wish I would oneday…
fay, nop’07
Labels: buku


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home